9 Hal Yang Harus Dilakukan oleh Pendaki Gunung Pemula

Rizaardiyanto.com – Berkembangnya sosial media tidak dipungkiri menjadi salah satu faktor penyebab berkembangnya sektor wisata baik wisata alam, wisata kuliner maupun wisata lainnya. Gunung termasuk salah satu kekayaan alam yang peminatnya semakin hari semakin bertambah. Jika dulu gunung hanya didaki oleh pecinta alam, sekarang ini gunung menjadi tujuan wisata yang banyak didatangi siapa saja baik oleh orang yang sudah memiliki banyak pengalaman mendaki gunung maupun orang yang masih baru dalam mendaki gunung alias masih pemula. Untuk sampai ke puncakn gunung bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan baik, apalagi untuk pemula yang mana medan yang ditempuh benar-benar masih asing dan baru. Ada beberapa hal yang harus diketahui pendaki pemula dan harus dilakukan untuk mempersiapkan diri sebelum maupun pada saat melakukan pendakian, antara lain:

Mencari tahu informasi mengenai gunung yang akan didaki

Hal paling mendasar yang harus diketahui pemula adalah jalur pendakian yang akan dilalui dan mencari tahu hambatan apa saja yang bisa terjadi dengan membaca pengalaman yang dibagikan oleh orang yang pernah mendaki gunung yang akan dituju. Selain itu juga dapat mencari tahu mengenai tempat indah yang bisa dikunjungi pada saat mendaki, yang bisa dinikmati pemandangannya dan dapat digunakan untuk berfoto. Untuk pendaki pemula usahakan mencari gunung yang tidak terlalu tinggi dengan jalur pendakian yang mudah.

Mencari teman untuk menemani pendakian

Mendaki gunung baik pemula maupun profesional, sangat disarankan untuk tidak seorang diri. Fungsi teman mendaki tidak hanya sebagai teman saja, namun juga sebagai penolong jika salah satu rombongan mengalami musibah. Jika benar-benar tidak memiliki teman yang bisa diajak mendaki gunung, sekarang sudah banyak jasa trip yang membuka pendaftaran pendakian massal yang bisa diikuti orang yang membutuhkan teman mendaki. Biasanya rombongan pendakian ini sudah ada guide yang mendampingi pendakian, sehingga tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki teman untuk mendaki.

Mempersiapkan tubuh agar tetap fit

Pendakian tidak akan mungkin bisa dilakukan jika badan sakit, sehingga menjaga kesehatan hingga waktu pendakian sangatlah penting. Mendaki gunung bukanlah kegiatan yang bisa langsung dilakukan jika Anda adalah orang yang jarang berolahraga atau berlatih fisik, bisa tumbang di tengah jalan dan akhirnya tidak sampai di tempat tujuan. Persiapan untuk naik gunung paling tidak dilakukan sebulan sebelum melakukan pendakian. Caranya adalah dengan berolahraga teratur, memperbaiki kualitas tidur dan mengkonsumsi makanan yang sehat. Selain itu juga perlu mengkonsumsi vitamin atau suplemen untuk menunjang tubuh agar tetap fit.

Fokuskan pada olahraga untuk kekuatan kaki

Pada saat mendaki gunung bagian tubuh yang paling banyak akan digunakan adalah kaki. Sehingga otot kaki harus dilatih untuk beraktivitas berat agar tidak kaget digunakan untuk melewati jalur pendakian. Untuk melatih kekuatan otot dapat dimulai dengan melakukan olahraga ringan seperti jogging, lari-lari kecil, senam secara rutin pagi dan sore hari untuk melatih keseimbangngan dan mempersiapkan kekuatan kaki. Melakukan latihan tingan dengan rutin akan sangat membantu ketika pendakian, agar tidak sering berhenti untuk beristirahat yang mana juga akan mengulur-ulur waktu pendakian dan bisa merepotkan teman pendakian.

Tunjuk satu orang sebagai pemimpin pendakian

Ketika melakukan pendakian bersama-sama atau dalam kelompok, salah satu orang yang paling berpengalaman dan familier dengan medan pendakian dapat ditunjuk menjadi pemimpin kelompok. Tugasnya adalah untuk memberikan petunjuk apa yang boleh atau apa yang tidak boleh dilakukan saat mendaki, mengawasi orang yang ada dalam kelompoknya dan memberikan keputusan jika ada sesuatu hal yang terjadi di tengah pendakian. Dengan ditunjuknya pemimpin, maka kegiatan pendakian dapat berjalan dengan aman dan lebih teratur. Namun jika Anda mengikuti jasa trip, guide sudah akan berperan sebagai guide sehingga yang diperlukan tinggal mengikuti arahan yang diberikan oleh guide.

Menyiapkan amunisi yang akan dibawa

Bawalah amunisi makanan yang cukup pada saat mendaki, janga terlalu banyak membawa atau pun terlalu sedikit. Jika makanan yang dibawa tidak mencukupi ketia pendakian, maka bisa menyebabkan Anda berhenti di tengah jalan dan gagal sampai tujuan atau puncah gunung. Bawa minum paling tidak 1,5 liter dan 600 ml untuk cadangan, nasi dan lauk, roti, biskuit serta makanan manis seperti coklat untuk memberikan tenaga ketika mulai merasa kelelahan. Selain itu, bawalah obat-obatan yang dirasa perlu saat melakukan perjalanan seperti P3K, minyak angin dan lain sebagainya.

Jangan mengeluh dan mudah menyerah

Jalur pendakian yang panjang dan medan yang cukup sulit sudah pasti aka membuat lelah datang berkali-kali apalagi untuk pemula yang tidak terbiasa dengan lingkungan gunung. Walaupun merasa lelah, usahakan jangan mengeluh kepada teman pendakian karena bisa merepotkan sekaligus bisa menjengkelkan. Jika lelah memang sudah tidak tertahankan jangan sungkan untuk meminta izin pada pemimpin pendakian untuk beristirahat sejenak, karena lebih baik begitu daripa mengeluh di sepanjang jalan dan membuat pendakian jadi semakin berat. Jika merasa capek dan letih, usahakan selalu memberikan semangat pada diri sendiri dan jangan terus menggerutu agar perjalanan selama pendakian dapat lebih ceria dan menyenangkan.

Selalu mengikuti aturan selama pendakian

Aturan atau larangan tentunya dibuat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama pendakian. Sebelum melakukan pendakian, petugas gunung setempat biasanya akan memberikan instruksi mengenai apa saja larangan yang tidak boleh dilakukan selama mendaki gunung. Yang perlu dilakukan adalah mendengar, mengingat dan mematuhi larangan tersebut. Selain itu jika salah satu teman di dalam kelompok pendakian melakukan sesuatu yang dilarang, Anda perlu memperingatkan demi keamanan diri sendiri maupun kelompok. Di samping itu, usahakan jangan membuang sampah sembarangan di gunung. Selain dapat mengotori juga akan merusak alam dengan sampah yang tidak bisa diolah oleh alam. Bawalah plastik untuk menyimpan sampah seperti bungkus makanan dan buang sampah tersebut ketika sudah turun gunung.

Perlengkapan mendaki yang harus dibawa atau dipakai

Selain membawa cukup makanan, ada beberapa hal yang harus ada untuk dibawa ketika mendaki gunung. Gunakan tas gendong yang cukup untuk membawa perlengkapan dan amunisi, serta hindari membawa tas kecil yang dibawa dengan tangan. Pakailah perlengkapan mendaki gunung yang sesuai yaitu sepatu gunung, jaket gunung dan hindari menggunakan celana jeans. Gunakan celana yang nyaman digunakan untuk bergerak bebas, karena celana jeans tidak menyerap keringat dan sangat tidak nyaman untuk digunakan. Selain itu bawalah perlengkapan lain seperti senter, jas hujan, plastik atau tas untuk sampah dan baju ganti. Anda juga dapat membawa matras, sleeping bag dan tenda jika Anda berencana untuk berkemah di atas gunung.

Demikian informasi mengenai beberapa hal yang harus diketahui dan dipersiapkan pemula ketika akan mendaki gunung, agar pendakian yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *