BEGITUKAH SEORANG MUSLIM?

Jum’at, 9 Desember 2016

BEGITUKAH SEORANG MUSLIM?

Kemarin saya membahas tentang Sari Roti. Sekarang Ada lagi sebuah renungan, Sering gak habis pikir, kenapa banyak dari kita yang sering menghujat kehormatan orang lain? Salah satunya kasus adalah Bapak Nusron Wahid. Disini bukannya saya ingin membela beliau, karena apa yang ia sampaikan di acara ILC kemaren kemaren memang salah adanya. Namun dalam acara parade Kita Indonesia pada tanggal 4/12 kemaren, beliau sedang memunguti sampah. Namun banyak dari kita yang masih menghujatnya. Kenapa? Apakah itu yang Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepada kita?

MasyaAllah, sungguh, Rasulullah tidak pernah mengajarkan kita untuk menghujat orang lain. Kita takut dengan dosa yang paling ringan dengan riba, berzina dengan ibu sendiri, tapi apakah kita tahu dosa yang PALING BERAT dari riba? Yaitu MENJATUHKAN KEHORMATAN ORANG LAIN.

Benar, mereka punya kesalahan, tapi bukankah mereka juga punya hak untuk diperlakukan dengan baik? Sebagaimana kita ingin diperlakukan baik oleh orang lain. Contohlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau selalu memperlakukan orang dengan cara baik, meskipun dengan orang yang telah melakukan dosa besar sekalipun.

Pernah mendengar cerita seorang Arab Badui mengencingi masjid? Mengencingi masjid dosa besar apa dosa kecil? Dosa besar pak. Ketika para sahabat hendak ingin menghardik Arab Badui ini, maka Rasulullah melarangnya. Kenapa? Kenapa Rasulullah tidak membiarkan saja? Arab badui ini telah melakukan dosa Besar lho… Kenapa Rasulullah tidak menghardiknya saja? Itulah akhlak yang dimiliki Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah adalah guru kita, panutan kita, jika beliau saja memperlakukan orang yang melakukan dosa besar sekalipun, dengan baik, kenapa kita justru menghujat orang lain? menghardik orang lain? Sejatinya siapa guru kita? Kok kita menyimpang dari jalan Rasulullah?

Ada cerita lagi dari sahabat yang melakukan zina dan datang kepada Rasulullah. tapi bila di tulis, akan terasa sangat panjang sekali, jadi, yang ingin mendengar kisah tersebut silahkan tonton di => https://www.youtube.com/watch?v=Q395sOsHu-c

Lihatlah akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menghadapi orang yang telah melakukan kesalahan… Rasulullah itu semangatnya menutupi, bukan seperti kita yang justru membesar besarkan, dan menyebarkannya. Sungguh Akhlak kita sudah jauh melenceng dari akhlak para salaf, para sahabat, dan Rasulullah.

Wallahi, bukannya saya ingin membela pak Nusron, saya saja tidak mengenalnya, saya setuju bahwa yang dikatakan di ILC adalah salah. Namun ketika pak Nusron memungut sampah yang tercecer, dan kita masih menghujatnya? Mungkin ada yang salah dengan akhlak kita. Semoga kita selalu diberi hidayah oleh Allah subhanallahu wa ta’ala.

Mungkin nasihat dari Ustadz Oemar Mita di bawah ini bisa kita jadikan renungan untuk kita.
Terimakasih, Wallahua’lam.

keyword: renungan, renungan bagi muslim, muhasabah diri, menghujat kehormatan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *