Pengalaman Baru, Magang di BMS

Artikel ini ditulis untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Business Ownership.

=========

Cerita ini dimulai pada tanggal 8 April 2019. Dimana itu adalah hari penerjunan kami ke BMS. Sebelum itu akan kami jelaskan dulu apa itu BMS.

BMS atau Buana Mahayasa Sakti merupakan Filterrods Industry dimana BMS merupakan perusahaan pembuat filter rokok. Perusahaan ini masih berafiliasi dengan perusahaan Sukun, dimana perusahan Sukun adalah perusahaan penghasil rokok itu sendiri. BMS sudah berdiri lama sekali hingga mempunyai banyak klien mulai dari dalam negri hingga manca negara.

Ada 2 mahasiswa yang ditempatkan di BMS.

  1. Riza Maulana Ardiyanto (201532063)
  2. Moh Alaudin (201532057)

Kami ditempatkan diposisi yang berbeda. Untuk saya sendiri berada dibagian Marketing dan untuk teman saya Alaudin (selanjutnya akan disebut “Uden”) ditempat dibagian Purchasing.

Namun kurang lebihnya tugas kami tidak ada bedanya karena kami disini dibawah tanggung jawab Mas Azwar Hakim. Beliau yang bertanggung jawab di bagian Purchasing Department. Jadi aslinya kita mendapat pekerjaan yang sama.

Kami ditempatkan di BMS selama 1 bulan. BMS punya hari libur yang unik. Pada dasarnya hari liburnya BMS adalah hari Jumat. Namun ada catatan. Pada hari Rabu pon dan Kamis kliwon kantor akan di liburkan. Dimana bila pekan tersebut ada Rabu pon, maka liburnya adalah pada hari Rabu tersebut, dan Jumat nya nanti berangkat. Yah memang unik tapi keunikan tersebut bukan tanpa alasan. Mereka melakukan tersebut untuk menghormati hari meninggalnya si pemilik.

Apa saja yang kami lakukan disana?

  1. Merekap PO Bahan Baku Bulan April


    Tugas perdana yang kami dapatkan adalah untuk merekap PO (Pre-Order) Bahan Baku pada bulan April 2019. Jadi untuk membuat sebuah filter, mesin pembuat filter tersebut membutuhkan bahan baku, dimana salah satunya adalah Acetate Tow.
    Nah, jadi tiap bulan itu pihak BMS membuat form PO ke pihak supplier untuk mengirimkan bahan baku pembuatan filter. Nah kami disuruh untuk merekapnya ke dalam form Excel yang mana asalnya adalah catatan kertas.
    Contohnya kayak gini :

  2. Translate LC


    Tugas lain yang kami lakukan adalah untuk men-translate LC (Letter of credit). Jadi untuk singkatnya, pihak BMS ini kan membeli bahan bakunya dari luar negri. Nah untuk mentransfer uangnya itu melalui pihak ke 3 (dalam LC ini dari Bank BNI). Nah nanti pihak ke 3 ini menyalurkan ke pihak ke 4 (Bank luar negri yang berkooperasi dengan supplier). Nanti uang ditalangin dulu pihak ke 3, setelah pihak ke 4 konfirmasi uang sudah diterima, maka supplier kirim barang kepada pihak BMS. Jadi kayak escrow/middle man.
    Nah LC itu surat kredit dari pihak ke 3 ke pihak BMS. Isinya adalah tentang detatil order. Kami disuruh mentranslate karena isi LC adalah bahasa inggris.

  3. Membuat Surat Permohonan DoorPrize


    Oh iya, hampir aja lupa ngasih tau. Kalo semua tugas ini diberikan via Email. Meskipun saya 1 ruangan dengan mas Azwar, tapi kami mendapatkan tugas via Email, dan mengirimkannya via Email.
    Tugas kami yang ketiga adalah untuk membuat surat permohonan Door Prize. Jadi ceritanya BMS mau ulang tahun, trus mau ngadain acara ala ala gitu. Trus disuruh buat proposal gitu lah. Dalam 2 bahasa, (Indonesia dan Inggris).

  4. Evaluasi Kinerja Supplier


    Tugas yang lain adalah evaluasi kinera Supplier. Jadi ceritanya BMS itu punya sistem untuk mengevaluasi supplier yang mereka pilih per 4 bulan/ quarterly.  Nah itu kami magang kan bulan april, pas ada event evaluasi kinerja supplier. Kami disuruh untuk mengevaluasi kinerja per supplier per 4 bulan selama mereka order.
    Ini merupakan tugas yang paling kompleks si dari tugas yang lain, soalnya suppliernya banyak banget, ada 12 keknya. Apa isinya ? Ya isinya tentang order BMS kepada mereka selama 4 bulan terakhir. Apakah stok yang diminta dan dikirim sama. Apakah tanggal pengiriman jauh dari perkiraaan. Intinya semua itu si.

  5. Pengambilan Sparepart

    Nah untuk tugas yang satu ini yang mengalami adalah temen saya Uden. Jadi suatu hari ia diajak untuk mengambil sparepart di Semarang. Sparepart apa? Itu adalah sparepart mesin yang dibuat untuk mesin pembuat filternya. Uden sudah diajak mengambil sparepart 2 kali. Dan yang pertama dia pulang sampe jam 10. Wkwkwkw. Dia ngempal ngempul mulu, sedangkan saya menertawainya.

  6. Telfon Perusahaan Luar

    Tugas ini secara singkat disuruh mas Azwar untuk mencari perusahaan yang punya mesin pembuat Filterrods yang bisa membuat filter dengan macam macam bentuk (slim, charcoal, dll).
    Nah ceritanya mas Azwar mau nanyain apakah mereka punya mesin yang seperti itu, tapi kendalanya mas Azwar gak punya email dari perusahaan tersebut. Jadi saya disuruh untuk menelpon perusahaan perusahaan tersebut untuk meminta email dari pihak Marketingnya.
    Dari 5 perusahaan yang disuruh carikan emailnya, saya berhasil 2. (hmm lumayan untuk anak magang, hiyahiyahiya wkwk).
    Pengalaman menariknya si paling kemampuan bahasa inggrisnya. Waktu itu nelfon ke perusahaan di Jerman kalo gak salah, malah gak bisa bahasa inggris. Kan via telpon gitu, saya bilang mau minta email pihak marketingnya, eh dia jawab “no no, today closed. Hmm hmm. Tomorrow tomorrow.” Yaelah gw kira kalo orang luar pasti bisa bahasa inggris, eh taunya wkwk.

Setelah 1 bulan lamanya kami disana, akhirnya pada tanggal 4 Mei 2019, kami akhirnya ditarik oleh bu Ning selaku Kaprodi Bahasa Inggris. Kami sangat senang sekali waktu penarikan karena mau gimana lagi, cuma kami yang magangnya 1 bulan. Ditambah jam masuknya jam 8 – 4 sore. Dimana teman teman yang lain cuma sampe jam 12 siang.

========

Kritik dan Saran :

  1. Waktu : Tolong bu rus, gak adil banget masalah waktunya. Kalo bisa disamain. Yang lain 2 minggu masak kita 1 bulan sendiri. Yang lain pulang jam 12, masak kita pulang jam 4 sendiri. Mungkin bu rus bakal bilang “kan kebijakan dari tempat magang beda beda.”
    Ya kalau gitu kita dikasih benefit sendiri dong bu. Misal yang pulang jam 4 cuma 2 minggu. Yang pulang jam 12 magangnya 1 bulan. Kaya gitu. Ini kita udah pulangnya jam 4, magangnya 1 bulan lagi. Ga adil banget asli.
    Waktu mau penerjunan si katanya mau dikasih benefit yaitu “tidak mengerjakan tugas setelah magang”. Eh malah gak ada kelanjutan tugas tersebut. Yee sama aja dong.
    Tolong dipertimbangkan baik baik bu rus masalah ini!
  2. Tempat : Selain itu untuk tempatnya. TOLONG mahasiswanya dikasih kesempatan untuk cari perusahaan/tempat magang sendiri bu. Yang sesuai passion mereka. Biar pas magang emang bener ada yang bisa diambil gitu lho. Nggak cuma sekedar “memenuhi tugas”. Tapi memang ada ilmu yang bisa diambil dan dimanfaatkan.
    Emang bener saya di BMS ini ada ilmu yang bisa saya ambil, tapi kan belom tentu bermanfaat untuk karir saya bu.
    Jujur aja kalo bu rus kasih kesempatan kami untuk cari tempat magang sendiri malah saya ada bayangan pengen magang dimana. Passion saya pula. Tapi eh tiba tiba malah udah dapet tempat magang sendiri.
    Intinya sih coba kasih kesempatan mahasiswa untuk cari tempat magang mereka sendiri. Kalau mereka tidak dapat, baru bu rus kasih mereka opsi mau magang dimana. Dan dijelaskan juga tempat magangnya itu kek gimana bu.
    Nah kalo mereka milih tempat magang sendiri malah bu rus enak. Nanti kalo mereka bantah “Bu gak adil, disini saya pulangnya jam 4”. Nanti bu rus bisa bantah gini “Lha kan itu pilihanmu mas”
    Nah lho malah enak bu rus. Gak usah cariin tempat magang, semua resiko pun ditanggung mahasiswa malah.
    MOHON DIPERTIMBANGKAN YA BU RUS.
    SEMOGA KEDEPANNYA LEBIH BAIK BU!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *